Faktor Gangguan Jin Yang Bandel

0
1049

☆ FAKTOR GANGGUAN JIN YG BANDEL ☆

6 hal yg menyebabkan gangguan ghaib masih dirasakan walau “buhul” sihir sudah ditemukan dan dihancurkan :

1. Adanya pengaruh jin yg turun temurun menemani keluarga besarnya karena terikat perjanjian dengan salah satu leluhurnya..

2. Adanya endapan emosi negatif yg belum dinetralisir, baik berupa dendam, trauma, kekecewaan, dan yg semacamnya..

3. Adanya pengaruh obat penenang yg dikonsumsi bertahun-tahun yg menjadikan posisi jin semakin menguat di dalam jiwa raga manusia yg dirasuki…

4. Adanya kerusakan pada aqidah yg masih dipelihara oleh marqi, semisal masih percaya khurafat, tathayyur, hobi menonton acara ramal-meramal, turut serta meramaikan budaya syirik, masih menyimpan jimat dan pusaka yg dianggap punya daya kesaktian tersendiri, dll..

5. Adanya ideologi rusak dan pola hidup yg tidak sehat.. semisal liberal, pluralisme, komunisme, memusuhi syariat poligami, hobi yg boros dan cenderung mubadzir, gemar makan makanan yg tidak sehat, dan berbagai cara hidup yg rusak..

6. Adanya dosa yg belum ditaubati, semisal masih meninggalkan shalat, tidak pakai jilbab, masih makan hasil riba, menerima hasil suap, silaturrahim yg diputus, bid’ah yg dipelihara, dll..

Maka saya pernah mengatakan bahwa mengeluarkan jin dan sihir itu mudah insya Allah.. yg bikin susah adalah manusia yg diganggu oleh mereka.. ada yg tdk mau sembuh, ada juga yg niat juangnya kurang…

Tak perlu sibuk membuang air yg masuk ke dalam perahumu yg bocor… karena membuang air se-ember demi se-ember adalah perbuatan sia-sia yg akan menenggelamkanmu beserta seluruh awak kapal sebelum air itu habis…

Tapi fokuslah mencari dan menambal lobang–lobang di kapalmu, niscaya kamu dan awak kapalmu tidak akan tenggelam ke dalam lautan kesengsaraan…

Arsyadaniyallahu wa iyyaakum

Muhibbukum fillah
Abu Musyaffa Muhammad Faizar 🖋📖

Baca juga : Dua Sebab Utama Kenapa Jin Itu Sulit Keluar Dari Tubuh Pasien dan 50 Tutorial Ruqyah Mandiri

“Barang siapa mengajak kepada suatu kebaikan, maka ia mendapat pahala seperti orang yang mengikutinya, dengan tidak mengurangi sedikitpun pahala-pahala mereka. Dan barang siapa yang mengajak kepada kesesatan maka ia akan mendapat dosa seperti orang yang mengikutinya, dengan tidak mengurangi sedikitpun dosa-dosa mereka.” (H.R. Muslim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here